Header Ads

Nabil Fekir Sudah Lupakan Gagal Bergabung Dengan Liverpool

http://www.liputanskor.com/

LiputanSkor.com  -  Gelandang serang Lyon, Nabil Fekir, memastikan bahwa dia sudah melupakan apa yang terjadi pada bursa transfer musim panas lalu. Fekir sudah melupakan batalnya kesepakatan dengan klub Inggris, Liverpool.

Fekir menjadi pemain yang diburu oleh Liverpool sejak lama. Bahkan, pemain yang membela Prancis di Piala Dunia 2018 tersebut, juga menjadi incaran beberapa klub papan atas Premier League lain. Salah satunya adalah Chelsea.

BACA JUGA : 


Namun, Liverpool yang paling serius ingin mendapatkan jasa Fekir. Kabarnya, Fekir nyaris bergabung dengan Liverpool di hari terakhir bursa transfer. Namun, kesepakatan yang tercapai gagal di fase akhir bursa transfer.

Fekir sendiri punya kemampuan yang istimewa. Karena itu, Liverpool begitu tertarik mendapatkan servisnya. Simak penuturan Fekir yang kini sudah melupakan kegagalan transfer ke Liverpool pada musim panas yang lalu.

Fekir sendiri dikabarkan tertarik pindah ke Inggris dan menerima tawaran dari Liverpool. Kapten Lyon tersebut berharap bisa mendapatkan tantangan baru. Liverpool dia anggap sebagai tempat yang sesuai untuk karirnya.

Pasca gagal pindah ke Liverpool, Fekir sempat kecewa pada Lyon, yang kabarnya menaikkan harga dari kesepakatan awal. Namun, pemain 25 tahun memastikan sudah melupakan semuanya yang terjadi dan fokus pada Lyon.

“Apa yang terjadi antara saya dengan Liverpool sudah saya lupakan, saya sudah melemparnya dari kepala saya. Saya sudah membalik halaman baru bersama Lyon,” ucap Fekir dikutip dari media asal Inggris, Daily Mail.

Fekir sendiri masih punya kontrak dengan Lyon hingga tahun 2020 yang akan datang. Belum ada tanda-tanda negosiasi kontrak baru. Namun, Fekir masih membuka segala kemungkinan. Entah itu bertahan atau memperpanjang kontrak.

“Masa depan saya? Kami belum membahas perpanjangan kontrak. Tapi, kami akan melihat apa yang akan terjadi. Kami tidak harus berhenti pada titik ini, kami harus bergerak maju. Ada beberapa hal yang harus kami terima,” tutup Fekir.
Diberdayakan oleh Blogger.